Home > Artikel > Empat Ribu Pohon Ditanam di Cikahuripan Kabupaten Bandung Barat

Empat Ribu Pohon Ditanam di Cikahuripan Kabupaten Bandung Barat

penanaman-seribu-pohon-730x345LEMBANG – Areal hutan bekas kebakaran tahun lalu yang terjadi di areal hutan, di Kampung Pojok Girang, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan menjadi tempat proyek pelaksanaan penghijauan dan permberdayaan masyarakat oleh sebuah Organisasi Pencinta Alam bersama Pemkab Bandung Barat.

Wakil Bupati Bandung Barat, Yayat T Soemitra mengatakan, pemerintah daerah dengan tangan terbuka menyambut rencana wanadri untuk melakukan penghijauan di wilayah Desa Cikahurpan. Diharapkan dengan dilakukannya penghijauan, lingkungan tetap terjaga begitu juga dengan sumber mata air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat.

“Selama kegiatan sesuai dengan visi dan misi Pemkab Bandung Barat, tentunya pemerintah daerah mendukung niatan tersebut,” tutur Yayat kepada sejumlah wartawan di Lembang, Kamis (7/1/2015).

Dalam melaksanakan penghijauan, lanjut Yayat, yang penting dan diperhatikan yaitu pemberdayaan masyarakat sekitar dan diketahui saat ini sudah dirancang kerjasama antara masyarakat dan Perhutani untuk dilakukannya penanaman pohon yang memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat. “Apa yang direncanakan wanadri sejalan dengan program pemerintah sehingga ini harus bisa direalisasikan,” jelasnya.

Dia menegaskan, lahan yang akan ditanam mungkin kecil dibandingkan dengan yang telah dilakukan sebelumnya. Namun yang paling penting adalah program ini berhasil dan bisa berdampak terhadap masyarakat luas karena dengan keberhasilan diraih, maka dengan sendirinya masyarakat pun akan mengikuti dengan sendirinya.

“Pemerintah berkepentingan agar program ini berhasil dan akan memotivasi masyarakat untuk melakukan hal yang sama, tapi jika gagal maka yang terjadi sebaliknya,” tegas Yayat.

Sementara itu, Anggota Wanadri angkatan Tapak Rimba, Omay Komar Wiraatmadja mengatakan, kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah penyambutan ulang tahun wanadri ke 45 yang jatuh pada bulan Februari 2016 mendatang. Dalam momentum tersebut, sebagai organisasi pecinta alam, kegiatan akan difokuskan dalam kegiatan bakti sosial yang manfaatnya terasa langsung oleh masyarakat. “Setelah melihat lokasi ada bebrapa yang harus diperbaiki dan dilakukan guna menjaga lingkungan tetap hijau,” tuturnya.

Selain melakukan penghijauan dan menjaga ekosistemnya, kata Omay, pihaknya juga akan memberikan bimbingan dan pelatihan bagi masyarakat di Rumah Baca Kai Cantigi yang saat ini sudah berjalan. Selain menyediakan berbagai bahan buku bacaan, juga akan diberikan pelatihan berbagai keterampilan bagi masyarakat.

“Selain menjaga hutan tetap hijau, di satu sisi masyarakat pun dibekali pengetahuan dan budaya agar mampu bersinergis dalam menjaga kelangsungan alam tetap lestari,” ungkapnya.

Dirinya menyebutkan, selain melakukan penanaman pohon sebanyak empat ribu pohon di areal seluas lima hektare dari areal seluas 40 hektare dan salah satunya diareal yang bekas terbakar. Selain itu juga akan dilakukan perbaikan saluran air bersih serta menanam berbagai jenis tanaman ekonomis seperti kopi, nangka, pete dan sebagainya.

“Diantara tanaman pohon keras, juga akan ditanam tanaman sela yang kuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” urainya.

Omay menyatakan, program yang dijalankan tidak lah muluk-muluk dan bombatis. Akan tetapi dengan fokus dan berkelanjutan dalam menjalankan program ini, diharapkan akan memberikan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat.

“Ini hanya dilakukan oleh satu angkatan, dan jika semua angkatan memiliki program yang sama dan berjalan tentunya akan sangat besar sekali dampaknya,” pungkasnya.(bie)

sumber: http://jabar.pojoksatu.id/bandung/2016/01/09/empat-ribu-pohon-ditanam-di-cikahuripan-kabupaten-bandung-barat/