Home > Artikel > Pemulihan Hutan Bukit Maras Alamiah Saja

Pemulihan Hutan Bukit Maras Alamiah Saja

bukit-maras_20160110_174343BANGKA – Paska terbakar di musim kemarau tahun 2015 lalu, hutan di Bukit Maras Desa Berbura (Bernai, Buhir, Rambang) belum pulih secara utuh.

Terutama di lereng bukit, hutannya masih banyak menyisakan bekas-bekas kebakaran. Pohon-pohon di hutan itu terlihat kering, dari kejauhan masih tampak mengering, sebagian lainnya mulai menghijau.

Kondisi hutan tersebut dapat dilihat dari sepanjang jalan mulai Kampung Bernai Buhir dan Rambang.

Bahkan banyak perkebunan warga disekitar lereng bukit, juga dengan kondisi sama. Seperti kebun-kebun karet warga yang berada di bawah lereng, hingga tepi jalan raya, masih berdiri dengan kondisi bekas terbakar.

Namun di beberapa kebun warga lainnya, sudah diganti dengan bibit karet baru.

Kades Berbura Asmiati mengungkapkan, setelah Bukit Maras terbakar, sempat ada wacana dari Dishut Pemkab Bangka, untuk menanam bibit pohon kembali.

“Tapi wacana itu, belum ada kabarnya lagi. Kami sudah cek ke hutan, pohon ada mati terbakar, tapi banyak juga yang terbakar tidak sampai mati dan sudah banyak tumbuh lagi, karena kan nggak lama terjadi musim hujan,” ujar Asmiati kepada bangkapos.com, Minggu (10/1/2016).

Pemulihan kondisi hutan Maras saat ini berlangsung secara alami, alamiah saja, belum dilakukan proses penanaman pohon baru. Namun proses secara alami itu, bagaimanapun membutuhkan waktu.

sumber: http://bangka.tribunnews.com/2016/01/10/pemulihan-hutan-maras-alamiah-saja